Uruguay, Jerman Berebut Kebanggaan

Juli 9th, 2010 by kopitozie

Ramalan Gurita, Jerman dan Uruguay akan bertanding untuk kebanggaan dalam perebutan tempat ketiga dan keempat Piala Dunia, Sabtu atau Minggu (11/7) dini hari WIB, setelah gagal di semifinal.

Dua tim tersebut sejauh ini telah berjuang untuk bisa masuk final, namun mereka masih bisa berjalan dengan kepala tegak karena dikalahkan oleh tim-tim papan atas Spanyol dan Belanda di semifinal.

Jerman tampil mengesankan dengan meraih satu kemenangan terakhir di Port Elizabeth, dimana pelatih Joachim Loew berjanji akan menepis kekecewaan gagal masuk final dengan memenangi perebutan tempat ketiga.

“Kekecewaan ada tapi sekarang kami perlu membangun tim,” kata Loew. “Yang pasti kami akan menuju pertandingan dengan fokus,” katanya.

Sejarah tidak akan menjagokan dua kali juara dunia Uruguay pada pertandingan nanti, tim itu dalam dua Piala Dunia terakhir menempati urutan keempat ketika meraih semifinal. Uruguay pernah kalah dalam play off melawan Austria pada 1954 dan dari Jerman pada 1970.

Sedangkan Jerman berakhir di urutan ketiga dalam tiga event sebelumnya dan hanya kalah play off sekali dari Prancis pada 1958.

Dua pemain tengah dari kedua tim Jerman dan Uruguay tampak bisa turun bertanding lagi setelah terkena hukuman larangan bertanding. Penyerang Thomas Mueller yang absen pada pertandingan semifinal lalu, akan bisa tampil bertanding, dan juga Uruguay, kembali dibela striker Luis Suarez yang melakukan handball di depan gawang saat bertanding melawan Ghana yang justru membantu timnya lolos ke semifinal.

Uruguay sepertinya akan bertanding tanpa mengikutkan Diego Forlan pada Sabtu karena pemain itu mengalami cedera saat semifinal. Tiga pemain yang akan menjadi figur adalah Forlan, Mueller dan Miroslav Klose–akan bersaing menjadi top skorer kedua setelah masing-masing mencetak empat gol.

Mereka semua punya peluang memenangi sepatu emas jika mereka bisa mencetak dua gol dan pemain Spanyol David Villa dan pemain Belanda Wesley Sneijder — bergabung di posisi top skor bersama dengan lima gol.

Forlan mengatatakan dirinya telah siap untuk bertanding di pertandingan perebutan posisi tiga dan empat dan dirinya serta Uruguay ingin tampil hebat. “Saya berharap bisa fit untuk pertandingan pada Sabtu, saya sungguh ingin bisa bermain di pertandingan itu,” kata pemain yang berkostum Atletico Madrid Spanyol itu, setelah sebelumnya sempat membela Manchester United Inggris dan Villarreal Spanyol.

Sumpah Spanyol di Piala Dunia

Juni 19th, 2010 by kopitozie

Prediksi Kamerun vs Denmark Kekalahan 0-1 melawan Swiss tenyata tak memadamkan semangat pemain-pemain Spanyol. Kubu “La Furia Roja” akan menepati sumpah mereka dengan menjuarai Piala Dunia tahun ini.

Kamerun vs Denmark “Tim Matador” di luar dugaan kalah oleh Swiss di partai perdana, 21 Juni lalu. Meski mampu menguasai pertandingan, Xabi Alonso dan kawan-kawan harus puas keluar dari Stadion Moses Mabhida tanpa satu poin pun.

“Kami harus menilai apa yang terjadi. Kami harus menganalisa pertandingan, baik sebelum maupun sesudahnya. Lalu pelatih akan membuat keputusan. Apa pun keputusannya, tim ini akan mendukungnya 100 persen. Kami telah bersumpah untuk mencapai sesuatu yang besar di Piala Dunia tahun ini,” kata Alonso.

Bintang Real Madrid itu juga menyatakan bahwa timnya takkan mengubah gaya bermain hanya karena kekalahan melawan Swiss.

“Spanyol dikenal dengan gayanya sendiri dan ini telah terbukti berhasil. Kami bermain baik (lawan Swiss) tapi kami gagal. Kami takkan mengganti gaya bermain kami hanya karena mengalami satu pertandingan buruk. Kekalahan adalah bagian dari olahraga ini. Kami telah bermain dengan gaya yang sama berkali-kali dan semuanya berjalan dengan baik.” kata Alonso.

“Pelatih akan mengerjakan tugasnya. Dia akan mempelajari pertandingan melawan Swiss dan pertandingan yang akan datang melawan Honduras. Apa pun yang akan terjadi, akan ada 23 pemain dan kami semua siap bermain,” lanjuut mantan pemain Liverpool tersebut.

Video Luna Maya

Juni 5th, 2010 by kopitozie

Video Bokep Luna Maya, Luna Maya kembali menjadi gunjingan setelah sebuah video adegan syur antara seorang wanita dan lelaki yang berwajah mirip dia dan Ariel ‘Peterpan’ beredar di dunia maya. Benarkah itu mereka?

Dalam Video Luna Maya, perempuan tersebut terlihat memiliki tato kupu-kupu di bagian pinggul sebelah kiri. Saat dikonfirmasi tentang ini, Luna membantah. Ia mengaku tak punya satupun tato di tubuhnya.

“Nggak,” kata Luna sambil berjalan cepat saat dicegat wartawan di Studio RCTI di Jakarta Barat, Jumat, 4 Juni 2010.

Lebih lanjut, Luna tak mau membahasnya. Dia bilang dia belum melihat secara langsung video yang menghebohkan itu. Meski demikian, wanita berambut panjang ini mengaku terkejut saat pertama kali mendengarnya. “Aku syok banget, tapi aku belum lihat. Jadi, nggak mau komentar,” ucapnya.

Tentang beredarnya video itu, bintang film, presenter dan juga model iklan ternama ini menyatakan tak mau memperpanjangnya. Dia mengaku belum terpikir untuk membawanya ke jalur hukum. “Nggak lah,” ucapnya singkat.

Meski demikian, toh Luna menyatakan menyimpan rasa penasaran siapa dalang di baliknya. Dia ingin mengetahui sang pelaku karena dia yakin penyebaran video itu punya maksud lain. “Aku akan cari tahu,” katanya. (umi)

Putri Patricia, Belum Mau Buka-bukaan

Mei 21st, 2010 by kopitozie

Video Rayuan Arwah Penasaran, Meski sudah puluhan tahun di dunia sinetron, artis Putri Patricia tahu diri kalau ia termasuk pemain baru di dunia film. Tak heran kalau Putri mau saja diplot sebagai pemain figuran. Putri harus mengalah dengan nama besar Rahma Azhari yang berani adegan buka-bukaan dan total untuk adegan ranjang.

“Saya main film dua tahun lalu. Saya tahu selama ini di sinetron dan saya baru di film, jadi harus mulai dari awal,” kata Putri di sukuran film Rayuan Arwah Penasaran, kemarin.

Putri selama ini selalu menolak tawaran film yang buka-bukaan. Tapi kali ini, ia berani agak vulgar setelah bergabung di produksi KK Production yang biasa membuat film semi bokep.

“Gue lihat skripnya dulu dan yakin nggak ada adegan vulgar untuk peran gue. Gue di sini menjadi wanita yang mempunyai gangguan otak,” jelas artis yang beken lewat sinetron Tersanjung dan Dewi Fortuna.

Putri yakin di pertengahan syuting, karakter dan adegan dirinya nggak berubah. Di film ini, Putri hanya mengenakan baju tanktop.

“Nggak mungkin gue menjadi berubah ada adegan jorok, kalaupun ada gue pasti menolak. Gue anti sama begituan,” kata wanita berusia 28 tahun ini.

Dancing With God

Februari 22nd, 2010 by kopitozie

Tyas Mirasih - Have you become addicted to Dancing With The Stars? If so, you are in good company because there seem to be a whole lot of us watching. If not, let me share with you the premise of this highly-rated television program. In this second season, ten celebrities are each paired with a professional dancer who trains them in multiple ballroom dances, such as the Fox Trot, Rumba and Viennese Waltz, over the course of an eight week period. Each week the couples perform one or two dances live with a full orchestra before a studio audience and a national audience glued to their televisions at home. The dances are critiqued by a brutally honest panel of three professional judges, as well as the viewers at home, who may call in their support for their favorite dancers. The judges’ scores carry equal weight with the viewing audience’s, so it’s anybody’s guess each week who will be sent home as the competition narrows the field of contestants to the best and/or most popular. However the voting turns out, you can rest assured that each week brings glamor, glitz and guts.

Obat perangsang Wanita - My guess is you can get on board with the glitz and glamor part, but guts? How much courage does it take to hop around a dance floor in pretty outfits to obviously adoring fans?

In a word: plenty.

Consider a few of the participants in this grand adventure. Jerry Rice is a former National Football League wide-receiver. As Most Valuable Player for the Dallas Cowboys Super Bowl XXIII win, he is acknowledged as one of the greatest athletes of all time. Rice is the first to clarify that, as hard as football was some days, ballroom dancing is harder every day. Lisa Rinna is a former soap opera star who now, at age forty-two, is hosting a talk show, raising two daughters with her husband, actor Harry Hamlin, and has, by her own description, a “crazy busy life.” As the weeks have progressed, she has described various body parts as achieving Olympic proportions of pain. But she remains determined to reach for this goal, of winning the whole deal, and telling other women over forty that they can do anything they want to with equal hard work and determination. Stacy Keebler, a wrestler by profession, brings a natural talent to this newly-acquired skill of dance, and revels in the opportunity to compete with herself to achieve more skill, and more delight in this new endeavor.

All of these people have accessed their life’s work in very diverse and public forums. But in this dance venue, they have exposed their own personal creative process in an unfamiliar location. While comfortable in the skill of their individual expertise, they have chosen to lay bare their willingness to enter a whole new world, learning its rules and intimacies before millions of critics and a panel of experts.

Two thoughts have crossed my mind as I return to this program every Thursday and Friday night, watching the drama play out among the cast. First, I see the respectful, intimate bonds among this talented body of people. Secondly, it is clear how very much we can learn from them as people of faith.

Perhaps because each of these celebrities has attained success in their fields, they are secure with that, and they see their dance experience as a unified effort among themselves, not a divide and conquer publicity stunt. When they speak of each other it is with pride and warmth, often calling each other family. They support each other in triumph, and in less stellar moments. When the announcement is made on who will be going home, and will not be returning for the next week of competition, the sadness is palpable. Glitz and glamor and live orchestra aside, this is a genuine, albeit temporary community of caring, gifted people.

What we as people of faith can learn by the dancers’ example was placed before us long ago by Paul, the author of the first letter to the Corinthians. “Love is patient. Love is kind; love is not envious or boastful or arrogant or rude. It does not insist on its own way; it is not irritable or resentful. It does not rejoice in wrongdoing, but rejoices in the truth (I Corinthians 13:4-6).” When we each dance to the rhythm of the life for which we are created, we bring our whole selves to this thing we call Christian community, an adventure that requires all that we have to give. Even when we aren’t sure of our steps or of the beat of this larger experience, we are still connected to each other through, and by, our Creator. When we realize it, recognize it, believe it, live it, we are able to dance for joy, and dance with God.

Ungkap Misteri Matahari

Februari 12th, 2010 by kopitozie

Ini bukanlah berdasarkan Ramalan Bintang namun menurut satu observasi, bahwa Matahari bisa mengirim badai yang mengganggu sistem di seluruh dunia. Untuk itu NASA meluncurkan wahana yang akan membuka tabir misteri medan magnetik matahari dengan perekam beresolusi tinggi. Observasi tersebut dapat membantu ilmuwan membangun model efektif untuk peramalan cuaca luar angkasa.

Observator Dinamika Matahari NASA (SDO) diluncurkan dari stasiun luar angkasa Kennedy di Cape Canaveral Florida.

Pesawat ruang angkasa tersebut akan membawa tiga instrumen yang akan membuka tabir misteri medan magnetik matahari dan radiasi ultraviolet yang tersembunyi, yang secara bersamaan membantu membentuk atmosfer Bumi setiap harinya.

“Karakteristik unik dari SDO adalah desainnya yang bisa melihat apapun tepat pada waktunya,” ujar Ilmuwan proyek SDO Madhulika Guhathakurta di markas NASA di Washington DC.

Kemampuan penglihatan SDO akan menampilkan streaming data sama besarnya dengan setengah juta lagu per hari di stasiun Bumi sebagai cara observasi sebuah orbit geosinkronisasi di atas titik yang sama di permukaan Bumi.

Pengetahuan yang lebih baik tentang perilaku matahari akan menjadi jalan panjang untuk potensi bumi mengalami bencana badai matahari yang dapat mengganggu sistem tenaga dan komunikasi di seluruh dunia.

“Layaknya ramalan cuaca setiap hari,” ujar Ilmuwan proyek SDO Dean Pesnell di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA.

Ini bukanlah sebuah Ramalan Bintang namun berdasarkan sebuah Observasi panas bintang tersebut menggunakan teleskop dan kamera multi gelombang yang disebut Pembentuk Gambar Atmosfer yang kekuatannya setara dengan kamera IMAX untuk matahari.

Teleskop dan kamera tersebut mampu menangkap gambar definisi tinggi matahari 8 dari 10 gelombang yang tersedia setiap 10 detik termasuk sembilan ultraviolet atau gelombang ultraviolet ekstrim dan gelombang cahaya yang terlihat mata telanjang.

Adegan Bugil, Andi Soraya Dibayar Mahal

Januari 28th, 2010 by kopitozie

Artis Andi Soraya kembali beradegan panas walaupun Foto Bugil Andi Soraya di film terbarunya, Hantu Puncak Datang Bulan. Untuk bisa melakoni adegan itu, dia mengaku memang butuh keberanian.

“Memang di sini (film tersebut) banyak adegan syur, tapi saya kan pilih karena melihat jalan ceritanya juga yang sangat berbeda. Butuh keberanian,” ucap Andi Soraya saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta, Kamis (28/1/2010)

Artis yang pernah berseteru dengan Catherine Wilson itu mengaku merasakan ada sesuatu yang berbeda di film ini ketimbang film-film yang dibintangi sebelumnya. “Bisa dibilang, ini film pertama saya yang beda, yang cukup kontroversial.” Read the rest of this entry »

Film Hantu Puncak Datang Bulan Pro Kontra

Januari 28th, 2010 by kopitozie

Ada lagi Film yang kemungkinan menimbulkan pro kontra yaitu film hantu puncak datang bulan yang akan dirilis dengan menampilkan trio macan serta andi soraya yang beradegan topless setelangah telanjang.

Sepertinya akan ramai orang mencari Hantu Puncak Datang Bulan bukan karena tidak takut akan tetapi mencari download film hantu puncak datang bulan yang saya kira akan cukup membuat penasaran calon penonton.

Film Suster Keramas yang menimbulkan berbagai kontroversio, sekarang kini giliran film Hantu Puncak Datang Bulan yang sepertinya akan membuat pro dan kontra karena banyaknya adegan porno dan adegan mesum yang dipertontonkan diantaranya adalah Foto Bugil Andi Soraya, oleh karena itu akan membuat polemik dan mengundang kontra dari berbagai kalangan. Read the rest of this entry »

Indonesia - a cultural experience

Januari 13th, 2010 by kopitozie

Indonesia Java International Destination, Bali is the only Indonesian island most tourists seem to know.

But my first visit to the country involved only a couple of hours at the airport in Denpasar before heading off to explore the culture and history of other parts of the world’s biggest archipelago.

YOGYAKARTA

My first stop was Yogyakarta, on the island of Java. Despite getting only three hours of sleep our first task was to take a sunrise tour of the world famous Borobudur Buddhist monument.

A 3am wake up call and an hour’s drive led us to one of the most ancient monuments in Indonesia, situated in the Regency of Magelang.

Tour groups, domestic school students and honeymooners had all gathered at the break of dawn.

With torches in hand, we walked up the steps to the temple, which is surrounded by mountains and volcanoes.

Once we had all caught sight of the breathtaking monument, our sleepiness began to subside.

Built around 800AD and acclaimed by the world as a cultural heritage of mankind, the temple is a kind of stepped pyramid.

The monument is both a shrine to the Lord Buddha and a place for Buddhist pilgrimage.

Borobudur has been called a three-dimensional portrait of the Buddhist conception of the cosmos and the carvings can be read as an instruction manual for attaining enlightenment.

Much of the morning was spent hearing the narratives and the Buddhist ideology behind the thousands of decorative panels.

Yet what everyone seemed to enjoy was getting away from their tour guide and exploring the ancient, giant temple on their own as the sun came out.

Yogyakarta is the only province in Indonesia that is still governed by that area’s pre-colonial monarchy, the sultan.

So it was fitting to visit the palace of Sultan Hamengkubuwana X, in the centre of town.

Visitors are guided by volunteer tour guides that explain the portraits of previous sultans, family trees, customs and gifts from foreign dignitaries.

Though we couldn’t enter the sultan’s actual house or office, we could have a look at his swimming pool and another pool where the water he had bathed in would flow.

Though some western tourists were amused that the sultan’s bathing water was considered sacred, it was not surprising considering people’s respect for the man.

GILI TRAWANGAN

Lombok has several islands known as gilis with the most largest and most developed being Gili Trawangan.

After a couple of long flights, a 45-minutes drive from the airport and a 15-minute speedboat ride from the mainland, arriving at Gili Trawangan was like a dream.

Pemkot Kediri Persiapkan Tes CPNS Gelombang Kedua

Desember 12th, 2009 by kopitozie

Pengumuman Hasil Tes CPNS Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur (Jatim), mempersiapkan 142 ruangan untuk tes tulis calon pegawai negeri sipil (CPNS) gelombang kedua yang rencananya digelar Minggu (6/12).

Pengumuman Hasil Tes CPNS Kota Kediri “Kami sudah mempersiapkan lokal untuk ujian CPNS gelombang kedua nanti. Kami melibatkan 142 ruangan di delapan sekolah,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Semeru Singgih, di Kediri, Selasa (1/12).

Menurutnya, persiapan tersebut saat ini sudah maksimal. Pihaknya sudah mengirimkan surat undangan untuk tes sejak Sabtu (28/1) lewat Kantor Pos Kediri.

Semeru menyebutkan, dari sekitar 4.800 surat yang saat seleksi pertama dinyatakan tidak lolos, terdapat sekitar 2.768 berkas yang lolos seleksi. Mereka akan mengikuti tes pada Minggu (6/12) mendatang. Read the rest of this entry »